Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerita. Tampilkan semua postingan

BEAJAR TANPA BATAS

 Hari ini, Jumat 20 Mei 2022 kegiatan hari ketiga.

Guru itu

menuntun

pamong

petani

sahabat

metode montesori kemandirian dalam mencapai potensi

Agen Perubahan KHD salah satunya budi pekerti di sentuh melalui olah cipta, rasa, karsa dan karya.





Kesehatanku kurang dari 100%

 Hari ini, Sabtu 19 Maret 2022 rasa sedih yang kurasakan karena hal yang tidak nyaman yang aku rasakan dengan kondisi tubuh ini. Gak tahu kenapa tiba-tiba ingin menuli di blog sebagai story di masa depan. Dari tanggal 26 Februari aku merasakan kejanggalan dengan tubuhku, hari- hari kulalui hingga pada tanggal 8 Maret 2022 aku merasakan hal yang lebih aneh lagi sehingga aku akhirnya izin tidak masuk sekolah. Tidak tahu kenapa kok air mata mengalir tak terbendung kala itu. ada asa sedih yang luar biasa. namun akhirnya semuanya dapat aku lalui hingga malam ini sepertiya rasa sakit yang memuncak. Rasanya ingin teriak dengan rasa ini, aku termasuk orang yang tidak suka menceritakan segala keluhku kepada orang lain meskipun itu suami. Aku tidak ingin membuat orang-orang yang berada disekitarku merasa sedih dengan keadaanku. Meskipun raga ini sebenarnya tak mampu untuk melakukan aktivitas yang lama dan berat namun masih tetap memaksakan diri dengan berharap tidak ada yang mengetahui apa yang kau rasakan dan alami. Ketiak saatnya nanti tiba, aku pasti akan bercerita dan menyampaikan kabar bahwa aku baik-baik saja. Aku tahu dan sadar Tuhan emiliki rencana dibalik ini semua. Semoga kesehatan segera mambaik. Ambilah ya Tuhan segala kegelisahan dan kecemasanku saat ini Tuhan. Ketika malam tiba air mata ini mengalir jika kuingat segala anugeraMU Tuhan. Semoga Engkau tidak mengurangi sehatku YaTuhan.  Biarkan dan izinkan aku menjaga dan merawat keluarga dan orang tuaku denan segala kesehatan yang aku miliki. 

Tidak ahu dan tidak bisa kubayangkan akan apapun itu,rasa takut dan cemas menggerogoti raga ini. hanya harapan yang dapat aku lambungkan ersama desiran angin malam yang kian datang menderu. Malam memberikan peluang kepadaku untuk merenungkan kehidupanku selanjutnya, mungkinkah kesehatan ini masih bsa aku kendalikan dan aku nikmati sampai akhir hayat ini.

Septwino Belajar dengan cara merangkum

 Aku tidak menyangka jika pelajaran kelas dua di luar prediksi saya, mereka sudah belajar satuan berat dan panjang. Saya selaku orang tua harus pandai-pandai memilih cara supaya mereka mengerti dan paham. Setiap kali ada ulangan saya membiasakan Septwino untuk erangkum materi dari kegiatan tanya jawab dengan saya atapun dengan ayahnya. Saat Penilaian Tengah Semeser dua kelas dua, ternyata mereka mulai terbiasa untuk merangkum dan menuliskan materi yang telah mereka pelajari. Saya begitu terharu dan senag melihat anak-anak saya sudah mulai membiasakan diri dengan cara belajar yang saya ajarkan. Ayah Ibu sayang kalian nak.💓






Ayah Septwino, ini kebersamaan kita

 Sampai saat ini, ketika mereka kelas 2 SD kami masih belum bisa memisahkan mereka di kamar yang berbeda. Meskipun mereka sudah mulai tumbuh tinggi dan tentunya kamar sudah semakin sempit tetapi kami sebagai orang tua belum tega melepaskan mereka untuk tidur dikamar sendiri.




dokumen pribadi

anak-anakku ini sengaja ibu tulis dan ibu buat kenangan di blog, supaya kalian kelak masih menemukan jejak digital masa kecil kalian.

Ketika Septwino pergi ke warung

 Septwino sejak bisa naik sepeda sampai sepedanya rusak sudah mulai bisa membantu membelikan sesuatu ke warung. Ada beberapa kenangan yang perlu diingat ketika mereka ke warung

1. Pernah berhenti di lapanagn voli, dan membakar sampah, waktu itu saya sudah khawatir, kebetulan ada yang melihat mereka jadi saya lega.

2. Kembali dan mengatakan bahwa uangnya hilang (jatuh), mbah Jaini sang pemilik warung mengataan suruh membawa barang yang akan di beli baru nanti ambil uang, tetapi mereka tidak mau dan memilih plang dengan tangan hampa.

3. Pulang dengan salah satu menangis dan biasanya kakak karena ditinggal adek.

4. Saat mereka bahagia mereka pulang dengan keimutannya.heee

Berikut ini, dokumentasi yang saya ambil 24 Februari 2022 ketika mereka berumur delapan tahun.


Foto ini, saat Celvin sedang memiliki kebiasan buruk menggelengkan kepala

Celvan pulang bersama Ferdi, di tengah jalan mengajari penjumlahan

Celvan Celvin Bermain Masakan

 Saat saya menulis bog ini Van Vin sedan kelas 2 SD berumur delapan tahun. Saat ini mereka sedang suka bermain masak masakan. Tulisan ini saya buat sebagai salah satu jejak digtal untuk anak-anak saya, supaya menjadi sejarah yang masih bisa mereka kenang di dunia digital. 

Wajan, pisau, sendok, korek, lilin dan masih banyak benda dapur punya emaknya yangakan mereka bawa ke kebun belakang rumah supaya mereka bisa bermain masak-masakan. Minyak goreng, garam dan gula pun tak lepas dari pandangan mereka. Awalnya saya sering teriak jangannnnnnnn, tetapi ketika saya mengiklaskan penggorangan untuk mereka pakai bermain, mulai saat itu saya tidak terlalu melarang karean saya ingin mereka memiliki memori masa kecil tersendiri.

Setiap pulang sekolah, mereka suka bermain masak masakan di kebun belakang rumah, apa saja mereka masukan ke dalam penggorengan. Tak jarang tangan kotor arang menempel di botol minum, gelas atau alat-alat yang mereka bawa. Tapi tidak apa nak, setidaknya ibu membiarkan sejarah masa kecilmu ini dapat menjadi suatu yang menyenangkan bagi kalian berdua.



dokumen pribadi

17 Januari 2022, Septwino vaksinasi pertama

 Pada tanggal 17 Januari 2022, Celvan dan celvin divaksinasi tahap 1. Saat ini mereka duduk di kelas 2 SD dan berumur 8 tahun 4 bulan. Awalnya saya selaku orang tuanya sangat deg-degkan. Kira-kira mereka sakit takut atau tidak ya? bereffek demam atau tidak ya? Puji Tuhan semua berjalan baik dan lancar semua kecemasan saya tidak terbukti. Van Vin anak hebat dan kuat mereka tidak takut dan tidak mengalami demam. Persiapan luar biasa saya siapkan (dalam hal makanan)sebelum mereka berangkat ke sekolah(vaksin), makan kenyang, minum susu dan minum madu sepulang vaksin. Berikut ini beberapa dokumentasi pribadi saya.






Tidak terasa, Senin 14 Februari mereka sudah akan divaksin lagi untuk tahap yang kedua. semoga semuanya baik seperti sebelumnya ya nak.Amin

"Blacki" tidak tahu merek motor

 Tujuh Desember 2020, menjadi hari yang berat untuk anak kembarku, Celvan dan Celvin, Blacki, anjing kesayangannya ditemukan tak bernyawa di jalan raya. Hal ini terjadi setelah si anjing hilang selama sehari salam. Malam itu  ada hajatan di dekat rumah, dengan kebiasaannya si Blacki pasti akan berlari ketika mendengar suara motorku, dan tanpa dimita akan duduk di depan bagian bawah (motor matic). Tetapi malam itu, mungkin blacki lelah menunggu di motor, dan ketika ada motor matic lain berbunyi meskipun itu bukan motor tuannya dia langsung berlari dan naik di motor tersebut. Pemilik motor tidak mengusir si Blacki dan membiarkannya ikut karena pemilik motor merasa senang kok ada anjing yang mau naik motor.

Singkat cerita setelah ikut motor tersebut si Blacki tidak pulang, kami mencoba menanyakan kepada orang yang diikuti blacki dan beliau mengatakan kalau sudah mengantar blacki pulang( tahu itu milik kami), akan tetapi kami tak melihat keberadaan balcki. Septwin mulai cemas ketika blacki tak kunjung pulang.Mekipunn kami sudah berusa mencari tetapi kami tidak menemukannya.

Sepuanng sekolah aku terkecut dengan adanya mencawak di jalan sembari menarik sesuatu, dan aku mulai agak penasaran bercampur sedih ketika ada anjing hitam di dekat mencawak itu. Aku memberanikan diri untuk mendekat, dan rasa sedih seketika muncul ketika melihat ciri-ciri anjing itu mirip dengan si Blacki. 

Sesampainya di rumah kuceritakan semua yang kulihat kepada suami dan Twins, mereka langsung terlihat sedih, dan sangat ingin melihat bangkai anjing itu supaya bisa memastikan itu blacki atau bukan. kami kembali ke jalan dimana aku melihat bangkai anjing itu.

Tanpa berkomentar sedikitpun Celvin langsung menangis, meskipun lirih tapi aku melihat kesedihan nya itu. Sesekali ia mengusap air matanya. Sedangkan Celvan sibuk dengan pertanyaan 5W 1H tentang kematian Blacki. Diperjalanan menuju pulang, Celvin menyampaikan jika nanti sampai rumah mau menggambar dan menulis tentang Blacki.




Celvin menulis tentang Balcki

Hasil tulisan Celvin itu,  seperti ini

Cerita Blacki

Blacki selamat jalan

semoga perjalanan kamu baik

semoga kamu di surga baik

Ya Tuhan semoga Blacki baik di surga.

Tanpa aku sadari, kepergian Blacki bisa mambawa anaku menyampaikan kisahnya dalam bentuk tulisan, meskipun sederhana setidaknya ada pelajaran berharga, belajar secara pengetahuan dan secara emosi, KASIH.

Sementara untukku ternyata kepergian Blacki membawaku blog ini.

Selamat jalan Blacki.




Aku mengalami sendiri, kebohongan untuk kebaikan itu.

 Celvin terima kasih idenya Celvan terima kasih aksinya. Pagi ini, Rabu 8 Maret 2023 perjalanan kami ke sekolah diselingi canda tawa meskipu...